Thursday, November 12, 2009

It's a present!

Kapan itu, tanggal 28 Oktober, Claudia kan ulang tahun. Aku ngado dia novel judulnya Princess Academy. Bukunya bagus, aku suka! Untungnya... dia suka. Tahun lalu, buku yang aku kasih nggak seberapa bagus ternyata.

Kasian sebenernya dia, aku kasih novel terus, tapi aku pernah baca kalau : "Book is the greatest gift someone can give to another." Yah, akhirnya aku kasih dia novel lagi. HAHAHA

Karena bukunya lumayan tebel, aku bungkus jadi tas. Bahannya syaler dari GADIS, yang nggak pernah aku pake, karena nggak tahu harus gimana. Hahaha. Sama sebuah jepit rambut pita.

Saturday, November 7, 2009

Fallin' for you

I don't know but
I think I maybe Fallin' for you
Dropping so quickly
Maybe I should Keep this to myself
Waiting 'til I Know you better

I am trying Not to tell you
But I want to
I'm scared of what you'll say
So I'm hiding what I'm feeling
But I'm tired of Holding this inside my head

I think I maybe fallin' for you. Yes, maybe. Hahaha. Dan aku ingin melihat ke masa depan. Tidak lagi kebelakang. Mencoba berfikir bahwa cinta pertamaku hanya kenangan bukan untuk apa-apa. Harus melihat ke depan. Ayo Semangat, Putri!

(credits : Deviantart)

Dia terlihat keren sekali dengan baju olahraganya, dan aku ingat gesturnya saat membawa bola.
Dia terlihat tampan ketika tertawa lepas bersama teman-temannya.
Aku suka jaket hitamnya, yang sayangnya jarang sekali dipakainya.

Aku suka kesederhanannya, dan hatiku berdesir ketika melihatnya.

Hahaha. Duangdut pol. (Yang tahu diamlah.)

Friday, November 6, 2009

Ironic but romantic

Pernah nonton film Troy nggak? Itu lho film jaman lawasnya Om Brad Pitt. Yang sering diputer di Bioskop Trans TV. Aku sih baru nonton film itu dua kali.

Film ini juga berdasarkan sejarah Yunani jaman dulu. Katanya mamaku, dulu waktu beliau SMA pelajaran sejarahnya sejarah Yunani gitu, asyik banget. Bukannya nggak cinta Indonesia. Tapi jujur, aku bosen, materi kemerdekaan Indonesia diulang-ulang terus dari SD sampai SMA.

Kemarin waktu nonton untuk yang kedua kalinya, aku sadar. Kalau kita nggak merhatiin kalau ini film perang, ternyata... ada suatu kisah cinta yang sangat romantis tersembunyi di balik kejamnya perang. Oh...Oh...Oh... (Maaf, dangdut saya keluar.)

Dan menurut saya, kisah cinta yang satu ini jauh lebih romantis daripada Twilight. Tidak ada kata cinta yang terucap diantara keduanya, tidak mengumbar kata-kata, hanya melalui tatapan mata, dan saling melindungi satu sama lain perasaan cinta itu disampaikan.

Aku ingin mencintaimu dengan sederhana
dengan kata yang tak sempat diucapkan
kayu
kepada api yang menjadikannya abu


Aku ingin mencintaimu dengan sederhana

dengan isyarat yang tak sempat disampaikan
awan
kepada hujan yang menjadikannya tiada


(Sapardi Djoko Damono)


Ini bukan kisah cinta diantara Helen atau Paris, yang membuat perang antara dua negara yaitu Troy dan Sparta pecah. Tapi antara si tokoh utama, Achilles (Om Brad Pitt) dan Briseis, putri yang hilang dari kerajaan Troy.


Kisah cinta mereka bermulai ketika salah seorang anak buah Achilles menemukan Briseis yang bersembunyi di sebuah goa, dan menyerahkan gadis itu ke Achilles sebagai wanita penghibur.

Kesan pertama yang diperlihatkan oleh Briseis adalah : Dia benci Achilles, karena kehebatannya di medan peran dan telah membunuh banyak orang untuk menang.

Tapi laki-laki itu malah mengancam akan membunuh Raja bangsa Sparta dan anak buahnya yang hendak menjadikan Briseis budak. Dan Briseis melarangnya. "Stop! Too many people have died today. If killing is your only talent, that's your curse" begitu katanya. Archilles pun akhirnya merelakan Briseis dibawa pergi oleh pasukan bangsa Sparta.

Beberapa hari kemudian, ketika bangsa Sparta mengalami kekalahan dalam perang, lagi-lagi Achilles menolong Briseis ketika Briseis hendak diberi cap besi panas yang menandakan bahwa perempuan itu adalah budak oleh pasukan Sparta. Ternyata setelah kejadian beberapa hari yang lalu, Raja Sparta memberikan Briseis kepada pasukannya.

Walaupun Achilles telah menolongnya dua kali, tetap saja Briseis menunjukkan sikap yang tidak ramah terhadap Achilles.

Malam itu, diam-diam ketika Achilles sedang tidur, Briseis menodong Archilles sebuah pisau dilehernya. Achilles pun terbangun, tetapi dia tidak mencoba melawan. "Just kill me." katanya.

Tapi Briseis tetap diam saja, namun tidak juga mengubah posisi pisaunya. "If I don't kill you, you will kill more people." katanya meyakinkan dirinya sendiri. Tapi toh Briseis tetap diam saja bukannya menggoreskan pisau itu ke leher Archilles.

Melihat Briseis yang tetap diam saja, akhirnya Achilles mengambil tindakan. Dia mencengkram kedua bahu Briseis dengan tangannya, lalu menidurkan Briseis di sampingnya. And... with the knife on Achilles's neck, they started to kiss...

Sejak malam itu, mereka sadar bahwa mereka telah saling jatuh cinta.

Sementara itu, Perang Troya terus berlangsung. Hari itu Achilles memerintahkan pasukannya (yang berjumlah sangat sedikit) untuk kembali ke negaranya, karena Raja Sparta tidak menghargai bantuan Achilles untuk membantunya perang melawan Bangsa Troy.

Tetapi sepupu Achilles tidak setuju dengan tindakan itu. Dia menyamar menjadi Achilles. Dia menggunakan pedangnya, baju bajanya, topeng besinya, bahkan bertingkah seperti Achilles. Dia memerintahkan pasukan Achilles untuk berperang melawan bangsa Troy membantu bangsa Sparta.

Sayangnya, sepupu Achilles terbunuh dalam perang oleh Hector, Pangeran Troy, karena dia tidak sepiawai Achilles dalam berperang.

Achilles marah, dan bertekad untuk membunuh Hector. Briseis marah dan sedih. Dia ingin melindungi Hector yang juga sepupunya. Tapi apa daya, akhirnya Hector mati ditangan Achilles dan Achilles membawa mayatnya ke perkemahannya.

Malam setelah Hector terbunuh, diam-diam Raja Troy yang tidak lain adalah ayah Hector, Priam menyamar menjadi pria biasa dan mengunjungi perkemahan Achilles.

Raja Priam memohon kepada Achilles agar dia bisa mengambil mayat anaknya dan memakamkannya secara layak.

Achilles pun mengiyakan, dan saat itulah Raja Priam bertemu Briseis dan mengajaknya pulang. Briseis menatap Achilles ragu-ragu. Achilles mengangguk "You're free." Tapi Briseis diam saja sampai akhirnya Achilles memberikannya sebuah kalung dari kerang, dan menggenggam tangannya. Dan malam itu menjadi malam perpisahan mereka.

Di sisi lain Raja Sparta tetap tidak bisa tinggal diam, dia menyusun strategi baru untuk mengelabuhi Bangsa Troy. Dia membuat beberapa pasukannya terkena wabah penyakit dan membuat seolah-seolah seluruh pasukannya pulang kembali ke negaranya.

Raja Priam senang sekali begitu menemukan perkemahan pasukan Sparta sudah tiada, dan meninggalkan puluhan mayat bergelimpangan karena terkena penyakit, dan... sebuah kuda troya.


Kuda Troya adalah sebuah kuda kayu yang berukuran sangat besar, dan didalamnya tersembunyi banyak pasukan Sparta. Sayangnya, Bangsa Troy mengira itu adalah sebuah sesajen yang diperuntukkan kepada para dewa, dan mereka pun membawanya menembus dinding istana yang selama ini tidak pernah berhasil ditembus oleh bangsa manapun.

Bangsa Troy berpesta merayakan kemenangannya. Mereka menari dan tertawa.

Namun pada saat malam hari ketika semua Bangsa Troy terlelap, pasukan Sparta yang berada di dalam kuda itu mulai bergerak, mereka satu persatu keluar, dan membunuh serta memporak-porandakan kota bangsa Troy.

Diam-diam Achilles menjadi salah satu penumpang dari kuda Troya, namun dia punya satu misi yang berbeda : Menyelamatkan Briseis apabila terjadi sesuatu padanya. Achilles tahu dia tidak bisa menghentikan rencanya Raja Sparta.

Pada akhirnya Achilles berhasil menemui Briseis. Kali ini dia menyelamatkan Briseis dari pasukan yang hendak membunuhnya. Ketika Achilles memeluk Briseis dan hendak mengajaknya pergi, Paris (adik Hector yang juga sepupu Briseis) datang dan menghujamkan anak panahnya ke Achilles.


Briseis mencegah Paris, tapi tetap saja itu tidak berarti apa-apa. Paris terus saja menghujamkan anak panahnya ke tubuh Achilles. Pada akhirnya Achilles memeluk Briseis, dan berkata "It's allright." berulang kali, mencium Briseis dan menyuruhnya pergi bersama sepupunya.

Disitulah akhir hayat Achilles yang tangguh dan gagah berani.

Tuesday, November 3, 2009

Social Interview on Facebook

Ini hasil social interview di facebook tentang aku, lucu-lucu. Hahaha. Sayang, cuma dikit.

Meidina Nisa A
SocialInterview.com asked me "What is the best way to make Putri Melati Dewi smile?"
I answered: "singing you belong with me"

Vessa Rizky Oktavia
SocialInterview.com asked me "Would you vote for Putri Melati Dewi if he/she ran for president?"
I answered: "hohoho NO!!!! but i'll vote her, if she become a desainer."

SocialInterview.com asked me "What does Putri Melati Dewi get excited about?"
I answered: "hohoho... friend"

Handita Reksi Dwitantra
SocialInterview.com asked me "How did you become friends with Putri Melati Dewi?"
I answered : "Nggarai de'e terus sampe ngambek."

Friday, October 30, 2009

Quick Update

Aku GAK JADI KELUAR ROBOTIKA!!!

Alasannya : Capek dengerin Mas Reza ngomong dan debat sama kami (aku, Nindy, Litha, Galuh) selama satu jam, dan ngasih 1001 alasan biar tetep jadi anak Robotika

Aku tipe orang yang males dengerin orang ngoceh terus , dan lebih memilih untuk menuruti perintahnya. Persis banget sama papaku. Yoweslah, semoga nanti menyenangkan.

Wednesday, October 28, 2009

Sifat Jelekku!

Mungkin orang heran, sifat jelek kok dikasih tau sih. Hahaha. Biarin deh. Lagipula, itu artinya aku nyadar kan.

Dan kenapa aku nulis disini? Supaya aku bisa inget sifat-sifat jelekku! Entahlah, aku ngerasa dengan menulis sifat-sifat jelekku aku jadi lebih gampang inget sama sifat-sifatku itu. Aku juga nulis di diary sih, tapi nggak semuanya. Capek. Sumpah.

Saya :
  • Tidak bisa mengendalikan emosi. Emosiku itu naik turun, naiknya tajem banget, turunnya curam banget. Dengan gampang bisa seneng, dan tau-tau sedih. Nyebelinnya: Aku selalu mengekspresikannya!!! Kalau marah ya marah, nangis ya nangis, nggak peduli di depan banyak orang. Gampang marah, gampang nangis. Aku benci sama diriku sendiri, kalau inget ini.
  • Gampang terpengaruh orang lain. Aku pengen banget ngilangin yang satu ini. Bukan cuma keputusan, tapi aku juga gampang terpengaruh emosi orang. Kalau banyak orang lagi sebel, aku pasti bakal ikutan. Harusnya kan bisa jadi penetralisir.
  • Tidak bisa menikmati yang ada. Dulu, aku sering ngerasa kurang ini, kurang itu. Padahal aku cukup! Tapi akunya aja yang kurang bersyukur, untungnya sekarang nggak. Alhamdulillah. Tapi aku ternyata juga nggak bisa menikmati keadaan. Kayak sekarang, kadang-kadang aku bad mood di kelas soalnya temenku nggak ada yang kayak dulu. Padahal kan setiap orang punya karakter yang beda-beda ya kan? Dan mereka baik-baik kok. Sangat baik. Untungnya, setelah sadar kalau aku kurang menikmati yang ada, aku bisa menikmati. Hehe.
  • Suka diperhatikan dengan dikasihani. Aku suka banget cerita masalahku ke orang lain, dan itu ke orang banyak, tanpa aku sadari ternyata aku pengen dikasihani! Aku benci juga sama yang satu ini. Akhir-akhir ini, aku mikir. Kenapa ya aku seneng cerita masalahku ke banyak orang? Dan mungkin penyebabnya yang diatas. Dan aku akan berusaha keras, buat nggak gini lagi. Sebenernya bagus cerita masalah ke orang lain, tapi kalau cerita ke banyak orang kan nggak bagus malah.
  • Suka menyalahkan orang lain. Aku sering nyalahin orang lain. Tapi nggak liat diriku sendiri. Terutama sama adekku! Haha.
  • Suka mengeluh. Padahal seharusnya, aku masih sanggup, tapi kenapa aku ngeluh. Padahal dengan mengeluh itu, aku jadi nggak bisa melakuin dengan baik.
  • Susah bangun pagi. Yah, ini agak nggak jelas se. Haha. Tapi aku susah bangun pagi, gara-gara nggak bisa tidur cepet. Normal banget, kalau misalnya besok aku sekolah dan sekarang tidur jam 12.
Oh ya, buat temen-temen tolong tambahin kalau ada yang kurang ya. Makasih.

Monday, October 26, 2009

I QUIT!

Dengan keluarnya post kali ini, aku mau cerita kalau aku bakal keluar dari robotika, SS (atau ekskul) yang aku ikuti.

Awalnya aku ikut SS ini gara-gara aku mikir kayaknya nggak ada ruginya ikut robotika toh pengetahuan yang aku dapet baru dan jarang ditemui, lagipula berdasarkan tahun-tahun sebelumnya ikut robotika santai nggak pakai ngerjain tugas ini itu, nggak kayak SS lain. Padahal itu belum bener-bener resmi jadi anggota. Dasar SMALA! Semuanya serba tugas.

Eh, ternyata. Anggota SS robotika tahun ini banyak banget, karena itu diadakan diklat dan kami dikasih tugas yang susah banget. Bisa dibilang tugas ini paling berat dari pada tugasnya anak Paski sekalipun, lha wong anak Paski yang ngomong gitu sendiri.

Kita disuruh nge -hack file rahasia, bikin logo, bikin proyek, dll. Dulu katanya walaupun nggak bisa apa-apa nggak papa ikut robotika. Tapi sekarang... Emang sih, ada anak-anak yang bisa gituan, nge-hack, bla.. bla... bla... tapi tetep aja toh waktu diklat tetep aja ditanyain.

Gara-gara tugas ini aku jadi kepikiran, dan aku nggak merasa aku baik-baik saja. Rasanya aku lebih mikirin tugas ini daripada tugas sekolah. Jujur, aku nggak menikmatinya.

Temen sekelasku, Galuh sama Nindy udah memutuskan untuk keluar. Awalnya aku mau lanjut, karena aku masih punya satu motivasi, yaitu : cowok yang aku suka juga ikut robotika!

Tapi setelah itu aku mikir, kalau itu alasan yang konyol buat bertahan. Toh cowok itu nggak bakal suka sama aku kan? Kecil banget kemungkinannya.

Lagipula aku inget, Hari Sabtu kemarin papaku nasehatin aku, dengan bilang, "Kamu boleh ikut robotika tapi jangan lupa apa yang bener-bener kamu sukai dan tujuanmu yang sesungguhnya."

Aku inget: Aku pengen bisa jahit dan bikin baju sendiri. Gara-gara robotika, aku bolos les jahit. Karena terlalu capek, dan waktunya ada yang benturan. Bodohnya, aku mengorbankan hal yang benar-benar aku sukai dan melakukan yang sebenernya terpaksa aku lakuin.

Dan sekarang setelah memutuskan untuk keluar, rasanya lega banget. Kayak ngelepas tas yang ada di punggung. Sayang sih, soalnya ada orang itu, tapi aku lebih cinta dengan hidupku dan aku ingin melakukan hal-hal yang benar-benar aku inginkan!

Yah, doakan saja mungkin aku bisa ngobrol sama dia lain kali. Hehe.